#NulisRandom2017 Day 9: My Lucky Number?

#NulisRandom2017
Day 9

Kalian punya angka favorit?
Kalau ditanya angka favorit, gue akan jawab angka 2. Ada kejadian yang membuat gue attached to this particular number. Ceritanya agak sedih buat gue. Gue gak pernah menceritakan hal ini ke siapa pun dan gue sedih harus bercerita sekarang. Tapi gue merasa sudah saatnya untuk membagikan rahasia ini.

Jadi waktu SD gue pernah ikutan lomba hafalan juz amma tingkat kecamatan Tangerang. Waktu itu gue kelas 5 SD, dan gue dapet juara 2. Guru gue pun dengan senang menyampaikan berita itu ke gue. Gue pun tidak sabar untuk memberi tahu nyokap gue tentang hal ini.

Sesampainya di rumah, gue bilang kalau gue dapet juara 2 di lomba tersebut. Gue inget banget respon nyokap yang sampai saat ini membekas di ingatan gue.

“Yah, juara 2 mah bukan JUARA.”

Rasanya? Sakit men.
Tapi, seiring berjalannya waktu, gue menyadari kalau respon nyokap saat itu adalah bentuk apresiasi dia ke gue. Nyokap emang agak tsundere dan bukan tipe orang yang bisa meluk anaknya sambil bilang “Selamat anakku!!!!” Nope. Not that type. Doi cenderung memendam rasa bangganya terhadap gue, terutama di depan orang lain. Sampai saat ini pun doi lebih sering merendahkan gue di depan orang lain dari pada menyebutkan achievement gue :))

Anyway, gue yang waktu itu masih SD dan polos merasa tertekan dan sakit hati. Keesokan harinya, salah satu guru gue memberikan selamat atas kemenangan gue di lomba tersebut. Tapi gue yang masih teringat omongan nyokap, malah membalas dengan, “Ah Pak, juara 2 mah bukan juara…”
Seketika guru tersebut langsung mengomeli gue “Eh jangan gitu, juara 2 juga juara! Kamu harusnya bangga!”
Gue sendiri lupa detail kata-kata motivasinya dia, tapi semenjak saat itu, gue merasa lekat dengan angka 2.

-Gue anak ke-2 dari 3 saudara
-Hampir gak pernah juara 1 di lomba-lomba tapi sering jadi juara 2 :’)
-Keterima SBMPTN pilihan ke-2
-Keterima di UI setelah tes ke-2, keterima di pilihan ke-2
-Keterima di Osaka University setelah daftar 2x di IO
-Keterima baito setelah 2x wawancara di tempat berbeda

Beberapa hal di atas membuat gue sadar kalau gue harus berusaha minimal 2x untuk mencapai yang terbaik buat gue. Makanya gue gak pernah patah semangat kalau gue gagal di percobaan pertama. After all, my lucky number may be 2.

P.s: bisa dibilang background song hidup gue adalah Two Is Better Than One – Boys Like Girls ft. Taylor Swift

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s